Begitu banyak pertandingan yang ada dalam kompetisi Liga Italia Seri A ini dan begitu banyak pula gol gol yang dihasilkan oleh para pemainnya. Berikut ini adalah 12 Pemain dari Liga Serie A yang telah berhasil mencetak gol terbanyak dalam kompetisi ini. Namun karena terlalu banyak maka akan saya buat menjadi dua postingan saja.
![]() |
| 6 Pemain Pencetak Gol Terbanyak kedua dari Liga Serie A |
12. Gabriel Batistuta
Pria asal Argentina ini dikenal dengan julukan Batigol, pernah menjadi penyerang di beberapa klub sepak bola. Karir mulanya berada di Old Boys tahun 1988 , kemudian Ia pindah ke River Plate, dan Boca Juniors. Setelah itu Ia menetap dalam waktu lama di Klub Sepak bola Fiorentina. Awalnya di 2013 ia pernah menduduki peringkat ke 10 pencetak gol terbanyak di Serie A Italia namun baru baru ini di tahun 2016, nampaknya posisinya harus bergeser dengan Antonio Di Natale dan Alberto Gilardino (yang masih bermain saat ini di Liga Italia). Gabriel Batistuta memiliki skor menjebol gawang lawan sebanyak 184 kali dengan penampilan 318 kali pertandingan. Selama Karirnya di Fiorentina Ia pernah membawa kembali Klub nya yang sebelunya di Serie B ke Serie A, namun selama disana Ia tidak pernah memenangkan gelar Serie A. Barulah setelah Ia pindah ke AS Roma dia memenangkan klubnya untuk mendapatkan gelar Juara. Bersama Timnas Argentina, ia juga menceat rekor sebagai striker yang paling sering mencetak gol untuk negaranya, yaitu 56 gol dalam 78 pertandingan.
11. Alberto Gilardino
Sebelumnya di tahun 2013 tercatat pria berkebangsaan Italia ini berada diperingkat ke 17 untuk pemain dengan gol terbanyak di Liga Serie A Italia, namun saat ini di tahun September 2016, Gilardino menambah skornya menjadi 188 gol sehingga peringkatnya naik menjadi peringkat ke 9 bersama Alessandro Del Piero dan Gluseppe Signori. Hal yang membuatnya menjadi peringkat ke 11 adalah 188 golnya diciptakan dalam 501 permainan, yang artinya Ia kalah dalam segi Goal per penampilan. Menariknya saat ini Gilardino masih bermain sampai saat ini sehingga kemungkinan masih bisa menyusul untuk ke peringkat lebih tinggi. Ia termasuk pemain yang sering berpindah pindah mulai dari debutnya Piacenza di musim 1999-2000, lalu pindah ke Verona, Parma dan AC Milan, lalu Fiorentina. Setelah 4 Musim di Fiorentina Ia berpindah ke Genoa selama 2 musim lalu ke Bologna, kembali ke Genoa lalu ke Guangzhou Evergrande, kembali ke Fiorentina dan terakhir di Palermo. Semuanya masing masing hanya satu musim saja. Walaupun demikian, Ia merupakan seorang pekerja keras, dan memiliki kelebihan keterampilan diudara baik dengan kepalanya maupun tendangan akrobatnya karena posturnya yang tinggi.
10. Alessandro Del Piero
Seperti yang telah diinfokan sebelumnya, Alessandro Del Piero, telah mengantongi gol sebanyak 188 kali semasa karirnya. Untuk saat ini Ia berada diperingkat ke sepuluh selisih satu peringkat dengan Gilardino. Walaupun memiliki jumlah yang sama, gol yang tercetak dihasilkan dari jumlah pertandingan yang lebih sedikit dari Gilardino.Ia bisa menghasilkan 188 gol dari 478 kali penampilannya di pertandingan. Pemain asal Italia ini biasanya adalah posisi penyerang atau gelandang serang. Ua terkenal memeiliki dribble yang baik serta ahli dalam bola bola mati. Walaupun penyerang ia juga sering berperan sebagai pencipta serangan. Ia juga menjadi 4 teratas gol terbanyak di timnas Italia, disamping Silvio Piola, Giuseooe Meazza dan Luigi Riva.
9. Giuseppe Signori
Dengan jumlah gol yang sama banyak di Liga serie A Italia dengan Del Piero dan Gilardino, Signori memiliki performa yang lebih ciamik. Walaupun sama sama menghasilkan 188 gol saat berlaga di liga Italia, Ia memiliki jumlah bertanding yang paling sedikit yaitu 344 penampilan saja. Bisa dibilang setiap 2 kali pertandingan ia menyumbangkan 1 gol. Pria berdarah Italia ini berposisi sebagai stiker atau penyerang tengah. Kelebihannya adakah tendangannya yang akurat dan powerful, baik segi crossing, passing ataupung langsung ke gawang, Dia juga sangat akurat dalam mengeksekusi tendangan pinalti bahkan ia cenderung tidak menggunakan ancang ancang berlari. Ia merupakan salah satu dari dua orang pemain dari Serie A yang melakukan hat trick dari tendangan bebas saat masih di Lazio.
8. Kurt Hamrin
Pemain sebak bola asal dari Swedia ini terkenal dengan kecepatan, kretifitas dan tekniknya di posisi sayap. Dribblenya yang luar biasa dapat ia lakukan dua kaki. Walaupun Ia termasuk pemain Italia, Hamrin termasuk legenda sepanjang masa untuk Swedia. Ia pernah menghantarkan negaranya ke final Piala Dunia 1958. Dari awal karirnya di AIK (klub sepak bola Swedia) Ia pernah mengantongi 54 gol dari 62 penampilan. Yang artinya dari awal karirnya saja dia hampir mencetak1 gol untuk 1 kali pertandingan. Kemudian ia pindah ke Juventus dan Padova yang masing masing hanya 1 musim saja. Kemudian ia pindah ke Fiorentina cukup lalma sebelun akhirnya pindah ke AC milan dan Napoli masing masing 2 musim saja. Pada saat mengikuti Liga Serie A Italia ini ia menjebol 190 gol kegawang lawan dari 400 kali penampilannya.
7. Roberto Baggio
Pemain Sepak bola profesional yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga. Pria bedarah Italia bermain sebagai penyerang kedua atau penyerang tengah. Playmaker dengan berbakat luar biasa dan kreatif ini memiliki tendangan andalan yaitu tendangan melengkung. Ia memiliki reputasi bagus sebagai jagoan eksekusi tendangan bebas. Ia pernah mengantarkan Italia ke final Pala Dunia 1994 namun sayangnya kali ini Ia gagal mengeksekusi tendangan pinalti sehingga harus memberikan gelar juara ke Brazil. Dengan penampilan 452 kali ia telah mencetak gol dengan jumlah 205 gol di Serie A Liga Italia. Awalnya ia bermula dari Vicenza dari tahun 1980 kemudian selang lima tahun kemudian ia pindah ke Fiorentina dan pindah lagi ke Juventus setelah lima tahun lagi. Di Juventus Baggio meraih gol terbanyaknya yaitu 78 kali. Menariknya lagi Ia pernah menjadi pemenang perdana penghargaan tahunan Golden Foot (penghargaan sepak bola internasional, yang diberikan kepada pemain yang menonjol untuk prestasi atletik mereka (baik sebagai individu maupun pemain tim) dan untuk kepribadian mereka)

No comments:
Post a Comment