Saturday, September 24, 2016

12 Pencetak gol terbanyak di Serie A (bagian pertama)

Begitu banyak pertandingan yang ada sejak di gelar dari muim 1929 kompetisi Liga Italia Seri A sampai saat ini. Demikian pula dengam gol yang dihasilkan oleh para pemainnya. Ini adalah daftar 12 pencetak gol terbanyak di Liga Sepak bola Italia Serie A bagian pertama. Untuk bagian kedua bisa dilihat diposting berikutnya.

gol terbanyak Liga Italia, Top skorer Serie A Liga Italia, Pencetak gol terbanyak di Liga Itali
 6 Pencetak gol terbanyak di Serie A Liga Italia
6. Antonio Di Natale

Sebelumnya di tahun 2013, Ia tercatat sebagai juru kunci di 12 top skorer untuk liga Italia Serie A. Namun berbeda dengan saat ini, Ia berhasil mendongkrak posisinya menjadi posisi ke 6 dalam jumlah terbanyak di kompetisis Serie A Liga Italia ini. Sebelumnya ia hanya memiliki 178 gol saja dengan penampilan dilapangan sebanyak 364 kali, namun sekarang telah menambah gol menjadi 209 dengan penampilan 445 kali pertandingan. Ia cukup setia dengan klubnya terbukti hanya dua kesebelasan saja yang ia pegang yaiut Empoli dari tahun 1994 dan menetap di Udinese ari 2004 sampai 2016. Sebenarnya ia masih belum ingin pensiun dari pertandingan sepak bola namun nampaknya ia akan mencoba di lajur luar Italia. Tubuhnya yang cenderung kecil membuatnya menjadi pemain yang cepat, mobile dan serba bisa. Ia bisa menjadi stiker tunggal, penyerang dari sisi luar dan bisa juga kreatif dalam membeikan umpan yang baik.

5. Jose Altafini

Jose Altafini merupakan blasteran dari Italia dan Brazilia, yang bermain sebagai pemain depan dari AC milan, Napoli dan Juventus. Ia pernah menjadi Timnas di dua negara yaitu Brazilia dan Italia. Sebelum ia direkrut oleh AC Milan, ia pernah dua tahun membela klub di Brasil, Palmeiras. Di Milan Altafini meraih dua kali juara Liga Serie A dan satu gelar European Cup (Liga Champions) juga sekali menyabet titel Capocannoniere (enghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di sepak bola Italia musim tertentu). Setelah itu ia mencetak 120 gol dalam 205 penampilan di Serie A, Altafini pindah ke Napoli. Di Napoli, Altafini mencetak 71 gol dalam 180 penampilan. Dan pada tahun 1972, Altafini pindah lagi, ke Juventus. Bersama Juventus, dia mencetak 25 gol dalam 74 penampilan dan meraih dua Scudetto sebelum meninggalkan Italia menuju Swiss untuk bergabung dengan FC Chiasso. Dia lalu menutup karier bersama FC Mendrisio-Stabio pada tahun 1980. Di adalah orang Brazil pertama yang paling banyak menjebolkan bola ke gawang lawan di Italia.

4. Giuseppe Meazza

Sebenarnya Giuseppe Meazza memiliki jumlah gol yang sama banyak dengan Jose Altafiini, yaitu sebanyak 216 kali, hanya saja ia memiliki tingkat prosentase memasukkan ke gawang lawan lebih tinggi. Jika Altafini menjebol 216 gawang lawan dengan jumlah pertandingan 459 kali , Meazza hanya perlu 367 pertandingan saja. Legenda sepak bola asal Italia ini, awal karirinya berada di Inter Milan,dan dalam 361 pertandingan ia menjaringkan 243 gol ke kandang lawan. Ia dianggap sebagai bintang sepak bola pertama dari Italia yang memiliki sponsor pribadi. Ke piawannnya dalam menjebol gawang lawan dapat dibuktikan dari stadion utama di kota Milan dengan nama resmi Stadio Giuseppe Meazza. Saat musim pertama kali bermain, Ia mencatat rekor gol terbanyak di Serie A sampai saat ini. Bersama Inter Milan ia memenangkan kejuaraan Nasional sebanyak tiga kali dan pernah mengantarkan sampai jadi runner up tiga kali juga. 

3. Gunnar Nordahl.

Gunnar Nordahl merupakan pemain sepak bola di Italia berkebangsaaan Swedia yang sangat kuat, powerfull dan produktif dalam menghasilkan gol. Pada masanya, bersama dengan Gunnar Gren dan Nils Liedholm, ketiganya dikenal sebagai trio GreNoLi yang ditakuti di AC Milan. Selama di Milan, Nordahl menghasilkan 210 goal dalam 257 pertandingan dan merupakan pencetak gol terbanyak bagi Milan sepanjang sejarah. Jumlah golnya tersebut juga merupakan terbanyak kedua di Serie A. Ini artinya hampir tiap kali pertandingan ia selalu menhasilkan gol. Nordahl juga dua kali membawa Milan menjadi juara di Liga Champions (tahun 1951 dan 1955). Kariernya berawal di Degerfors di Swedia sebelum kemudian pindah ke IFK Norrköping. Bersama Norrköping, ia menjuarai empat gelar Liga Swedia. Selama di Swedia, ia mencetak 149 gol dalam 172 pertandingan. Ia dipanggil ke tim nasional Swedia pada tahun 1945. Pada tahun 1948, ia membawa Swedia menjadi juara Olimpiade dan merupakan pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut. Selama empat tahun di timnas, jumlah golnya adalah 44 dari 33 pertandingan . Sampai saat ini Ialah pemilik gol per penampilan tertinggi sepanjang sejarah Liga Italia Serie A, yaitu 0,77.

2. Francesco Totti 

Walaupun tak seproduktif mencetak gol seperti Nordahl, Pria berkebangsaan Italia ini sanggup mencetak 249 gol dari 603 penampilannya. Uniknya sejatk musim 1992 sampai saat ini ia masih membela AS Roma. Ia juga dikenal sebagai simbol AS Roma dan mendapat julukan “Sang Pangeran Roma”. Bersama Gabriel Batistuta, Hidetoshi Nakata, dan Cafu, Totti mengantarkan klub ibukota Italia itu meraih gelar Serie-A yang ketiga pada tahun 2001. Totto ikut serta dalam skuat timnas Italia di bawah asuhan pelatih Marcello Lippi dan meraih gelar juara dunia di Piala Dunia FIFA 2006 di Jerman. Ia pernah mendapatkan Sepatu Emas di musim 2006 -2007 dengan mencetak 26 gol di Serie A. Ia merupakan orang kedua Italia yang mendapatkannya setelah Luca Toni dimusim sebelumnya. Totti pernah menjadi Playmaker penyerang tengah, atau sebagai pendukung garda depan dibelakang striker utama. Ia dikenal dengan keahliannya dari segi teknik, visi, kreativitas, passing jauh, mam[i mengatur waktu yang tepat agar timnya berada di posisi awal. Masih banyak lagi kerja kerasnya yang membuahkan hasil baik untuknya sendiri ataupun untuk orang lain.

1. Silvio Piola

Seoran pemain legendaris asal Italia ini sudah pasti posisinya adalah penyerang. Sampai saat ini kelihaiannya bermain bola membuat rekornya belum pernah tertandingi sampai saat ini di Liga Seri A Italia. Dengan Jumlah gol 274 membuatnya aman di posisi teratas urutan pemain Italia yang memiliki gol terbanyak di Serie A. Ia memiliki rekor gol terbanyak terutama saat Ia berada di Lazia, walaupun sebelumnya di Pro Vercelli juga sudah mulai menunjukkan taringnya. Ia dikenal sebagai tokoh yang sangat menonjol dalam sejarah sepak bola Italia dan ia dianggap sebagai salah satu striker terbesar dari generasinya, serta salah satu pemain terbaik Italia sepanjang masa. Piola memenangkan Piala Dunia FIFA 1938 dengan Italia, mencetak dua gol di final, mengakhiri turnamen sebagai pemain terbaik kedua dan pencetak gol tertinggi kedua. 

Demikiankan ke dua belas pemain liga Italia Serie A yang memiliki skor pencetak gol terbanyak sampai saat ini. Mungkinkah kedepannya akan ada yang menggeser Silivo Piola? Mungkin saja.

Friday, September 23, 2016

12 Pemain Pencetak Gol Terbanyak dari Liga Serie A (bagian 2)

Begitu banyak pertandingan yang ada dalam kompetisi Liga Italia Seri A ini dan begitu banyak pula gol gol yang dihasilkan oleh para pemainnya. Berikut ini adalah 12 Pemain dari Liga Serie A yang telah berhasil mencetak gol terbanyak dalam kompetisi ini. Namun karena terlalu banyak maka akan saya buat menjadi dua postingan saja.

Pencetak Gol Terbanyak Liga Serie A Italia, Top skorer Liga Serie A Italia, Gol Terbanyak Liga Italia
6 Pemain Pencetak Gol Terbanyak kedua dari Liga Serie A
12. Gabriel Batistuta

Pria asal Argentina ini dikenal dengan julukan Batigol, pernah menjadi penyerang di beberapa klub sepak bola. Karir mulanya berada di Old Boys tahun 1988 , kemudian Ia pindah ke River Plate, dan Boca Juniors. Setelah itu Ia menetap dalam waktu lama di Klub Sepak bola Fiorentina. Awalnya di 2013 ia pernah menduduki peringkat ke 10 pencetak gol terbanyak di Serie A Italia namun baru baru ini di tahun 2016, nampaknya posisinya harus bergeser dengan Antonio Di Natale dan Alberto Gilardino (yang masih bermain saat ini di Liga Italia). Gabriel Batistuta memiliki skor menjebol gawang lawan sebanyak 184 kali dengan penampilan 318 kali pertandingan. Selama Karirnya di Fiorentina Ia pernah membawa kembali Klub nya yang sebelunya di Serie B ke Serie A, namun selama disana Ia tidak pernah memenangkan gelar Serie A. Barulah setelah Ia pindah ke AS Roma dia memenangkan klubnya untuk mendapatkan gelar Juara. Bersama Timnas Argentina, ia juga menceat rekor sebagai striker yang paling sering mencetak gol untuk negaranya, yaitu 56 gol dalam 78 pertandingan.

11. Alberto Gilardino

Sebelumnya di tahun 2013 tercatat pria berkebangsaan Italia ini berada diperingkat ke 17 untuk pemain dengan gol terbanyak di Liga Serie A Italia, namun saat ini di tahun September 2016, Gilardino menambah skornya menjadi 188 gol sehingga peringkatnya naik menjadi peringkat ke 9 bersama Alessandro Del Piero dan Gluseppe Signori. Hal yang membuatnya menjadi peringkat ke 11 adalah 188 golnya diciptakan dalam 501 permainan, yang artinya Ia kalah dalam segi Goal per penampilan. Menariknya saat ini Gilardino masih bermain sampai saat ini sehingga kemungkinan masih bisa menyusul untuk ke peringkat lebih tinggi. Ia termasuk pemain yang sering berpindah pindah mulai dari debutnya Piacenza di musim 1999-2000, lalu pindah ke Verona, Parma dan AC Milan, lalu Fiorentina. Setelah 4 Musim di Fiorentina Ia berpindah ke Genoa selama 2 musim lalu ke Bologna, kembali ke Genoa lalu ke Guangzhou Evergrande, kembali ke Fiorentina dan terakhir di Palermo. Semuanya masing masing hanya satu musim saja. Walaupun demikian, Ia merupakan seorang pekerja keras, dan memiliki kelebihan keterampilan diudara baik dengan kepalanya maupun tendangan akrobatnya karena posturnya yang tinggi.

10. Alessandro Del Piero

Seperti yang telah diinfokan sebelumnya, Alessandro Del Piero, telah mengantongi gol sebanyak 188 kali semasa karirnya. Untuk saat ini Ia berada diperingkat ke sepuluh selisih satu peringkat dengan Gilardino. Walaupun memiliki jumlah yang sama, gol yang tercetak dihasilkan dari jumlah pertandingan yang lebih sedikit dari Gilardino.Ia bisa menghasilkan 188 gol dari 478 kali penampilannya di pertandingan. Pemain asal Italia ini biasanya adalah posisi penyerang atau gelandang serang. Ua terkenal memeiliki dribble yang baik serta ahli dalam bola bola mati. Walaupun penyerang ia juga sering berperan sebagai pencipta serangan. Ia juga menjadi 4 teratas gol terbanyak di timnas Italia, disamping Silvio Piola, Giuseooe Meazza dan Luigi Riva.

9. Giuseppe Signori

Dengan jumlah gol yang sama banyak di Liga serie A Italia dengan Del Piero dan Gilardino, Signori memiliki performa yang lebih ciamik. Walaupun sama sama menghasilkan 188 gol saat berlaga di liga Italia, Ia memiliki jumlah bertanding yang paling sedikit yaitu 344 penampilan saja. Bisa dibilang setiap 2 kali pertandingan ia menyumbangkan 1 gol. Pria berdarah Italia ini berposisi sebagai stiker atau penyerang tengah. Kelebihannya adakah tendangannya yang akurat dan powerful, baik segi crossing, passing ataupung langsung ke gawang, Dia juga sangat akurat dalam mengeksekusi tendangan pinalti bahkan ia cenderung tidak menggunakan ancang ancang berlari. Ia merupakan salah satu dari dua orang pemain dari Serie A yang melakukan hat trick dari tendangan bebas saat masih di Lazio.

8. Kurt Hamrin 

Pemain sebak bola asal dari Swedia ini terkenal dengan kecepatan, kretifitas dan tekniknya di posisi sayap. Dribblenya yang luar biasa dapat ia lakukan dua kaki. Walaupun Ia termasuk pemain Italia, Hamrin termasuk legenda sepanjang masa untuk Swedia. Ia pernah menghantarkan negaranya ke final Piala Dunia 1958. Dari awal karirnya di AIK (klub sepak bola Swedia) Ia pernah mengantongi 54 gol dari 62 penampilan. Yang artinya dari awal karirnya saja dia hampir mencetak1 gol untuk 1 kali pertandingan. Kemudian ia pindah ke Juventus dan Padova yang masing masing hanya 1 musim saja. Kemudian ia pindah ke Fiorentina cukup lalma sebelun akhirnya pindah ke AC milan dan Napoli masing masing 2 musim saja. Pada saat mengikuti Liga Serie A Italia ini ia menjebol 190 gol kegawang lawan dari 400 kali penampilannya.

7. Roberto Baggio

Pemain Sepak bola profesional yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga. Pria bedarah Italia bermain sebagai penyerang kedua atau penyerang tengah. Playmaker dengan berbakat luar biasa dan kreatif ini memiliki tendangan andalan yaitu tendangan melengkung. Ia memiliki reputasi bagus sebagai jagoan eksekusi tendangan bebas. Ia pernah mengantarkan Italia ke final Pala Dunia 1994 namun sayangnya kali ini Ia gagal mengeksekusi tendangan pinalti sehingga harus memberikan gelar juara ke Brazil. Dengan penampilan 452 kali ia telah mencetak gol dengan jumlah 205 gol di Serie A Liga Italia. Awalnya ia bermula dari Vicenza dari tahun 1980 kemudian selang lima tahun kemudian ia pindah ke Fiorentina dan pindah lagi ke Juventus setelah lima tahun lagi. Di Juventus Baggio meraih gol terbanyaknya yaitu 78 kali. Menariknya lagi Ia pernah menjadi pemenang perdana penghargaan tahunan Golden Foot (penghargaan sepak bola internasional, yang diberikan kepada pemain yang menonjol untuk prestasi atletik mereka (baik sebagai individu maupun pemain tim) dan untuk kepribadian mereka)

Juara Liga Serie A Italia Sampai Dengan Saat Ini

liga Seri A Italia, League Serie A Italy, Juara Liga Italia
Liga Serie A Italia 2015-2016
Liga Sepak bola Italia dengan kasta tertinggi yaitu Liga Serie A, berlangsung sudah sejak tahun 1929. Liga ini telah menghasilkan banyak pemain pemain bola profesional yang handal dan dapat dipertarungkan di ajang kelas dunia. Kali ini saya akan coba membahas prestasi masing masing klub yang pernah menjuarai Liga Seri A Italia .

A.S. Casale Calcio, U.S.D. Novese dan Hellas Verona F.C. adalah tiga klub dari Italia yang pernah menjuarai peringkat nomor satu di Liga Serie A. Yang menariknya lagi ketiganya sama sama pernah menjadi peringkat 1 hanya sekali saja sampai saat ini. Dan yang lebih menarik lagi, mereka tidak pernah menjadi peringkat kedua ataupun ketiga. Bedanya adalah Casale pernah menjadi juara di musim 1913-1914, Bovese 1821 – 1922 dan Verona di musim 1984 - 1985. Tidak jauh berbeda dengan U.C. Sampdoria dan Cagliari Calcio. Kedua klub ini pernah juga menjadi pemenang di Liga Serie A Italia, walau masing masing hanya sekali saja. Namun Sampdoria pernah menjadi juara ke tiga dan Cagliari pernah menjadi runner up masing masing sekali.

Klub ACF Fiorentina, S.S.C. Napoli dan S.S. Lazio juga pernah menjadi juara untuk kompetisi ini. Mereka pernah menjadi juara 2 kali sampai dengan saat ini. Fiorentina menang pada musim 1955 – 1956m dan 1968 – 1969, Napoli menang pada musim 1986 – 1987 dan 1989 – 1990 serta Lazio yang pernah menang di musim 1973 – 1974 dan 1999 dan 2000. Selain menjadi Juara pertama Fiorentina penah menjadi juara dua sebanyak lima kali dan juara ketiga sebanyak enam kali, lalu Napoli pernah menjadi juara kedua sebanyak lima kali juga dan juara ketiga sebanyak 8 kali. Sedangkan Lazio memiliki tujuh kemenangan untuk juara kedua dan enam kali untuk juara ketiga.

A.S. Roma pernah memenangkan Serie A Italia tiga kali. Pertama di 1941 – 9142 kemudian pada 1982 – 1983 dan sekali lagi pada 2000 – 2001. Mereka pernah menjadi juara kedua sebanyak sebelas kali dan menjadi juara ke tiga sebanyak lima kali. Mereka memiliki basis yang sama dengan Lazio karena sama sama dari Roma.

Torino F.C., Bologna F.C., dan F.C. Pro Vercelli masing masing dari mereka pernah memegang gelar juara Seri A sebanyak 7 kali. Hanya saja kemenangan mereka tidak pernah terdengan dalam waktu lima dekade belakangan ini. Terang saja, Torino pernang memegang gelar juara pada musim 1927–28, 1942–43, 1945–46, 1946–47, 1947–48, 1948–49, 1975–76 sedangkan Bologna pada musim ke 1924–25, 1928–29, 1935–36, 1936–37, 1938–39, 1940–41, 1963–64. Lain halnya denga Pro Vercelli yang sudah lama melepas gelar tersebut di musim 1921 – 1922. Pro Vercelli memiliki gelar juara pada musim 1908, 1909, 1910–11, 1911–12, 1912–13, 1920–21, 1921–22.

Genoa C.F.C.merupakan klub tertua di Italia, namun mereka pernah menjuarai Liga Italia Serie A sebanyak 9 kali. Mereka pernah menancapkan kukunya pada liga ini musim 1898, 1899, 1900, 1902, 1903, 1904, 1915, 1923, 1924. Genoa pernah juga menduduki peringkat dua pertandingan liga seri A Italia ini sebanyak empat kali dan peringkat ke tiga sebanyak tiga kali,

Diperingkat kedua dan ketiga kelas papan atas dari Liga Serie A Italia ini adalah A.C. milan dan F.C. Internazionale Milano.Mereka masing masing pernah menjadi jawara kompetisi ini masing masing sebanyak 18 kali. AC Milan harus berhenti tertahan setelah kemenangan terakhirnya di musim 2010 – 2011, sedangkan Intermilan sempat menjadi juara 3 musim berturut turut dari musim 2007 sampai 2009 saja. AC Milan dan Inter Mulan sama sama pernah menjadi peringkat ke dua kompetisi ini sebanyak 14 kali, namu nampaknya AC Milan agak berada di atas angin sedikit karena Mereka pernah menduduki peringkat tiga kompetsisi ini sebanyak dua puluh satu kali sedangkan Inter Milan hanya 14 kali saja. Berikut adalah musim yang dimenangkan mereka.
  • AC Milan : 1901, 1906, 1907, 1950–51, 1954–55, 1956–57, 1958–59, 1961–62, 1967–68, 1978–79, 1987–88, 1991–92, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04, 2010–11
  • Inter Milan : 1909–10, 1919–20, 1929–30, 1937–38, 1939–40, 1952–53, 1953–54, 1962–63, 1964–65, 1965–66, 1970–71, 1979–80, 1988–89, 2005–06, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10.
Terakhir adalah klub yang menduduki peringkat terbanyak dalam Serie A Liga Italia, bahkan hampir dua kali lipat kemenangan dari klub yang menduduki peringkat kedua yaitu Juventus F.C. Mereka meraih gelar juara Serie A Liga Italia sebanyak 31 kali sampai dengan musim 2015 -2016. Tidak itu saja Mereka adalah juara bertahan dari Liga Serie A Italia lima kali berturut turut. (walaupun sebenarnya mereka juga pernah memenangkan liga ini lima kali berturut turut juga pada musim 1930 – 1934). Diluar itu ada banyak lagi penghargaan yang didapatkan Juventus. Berikut ini adalah musim kemenangan dari Juventus antara lain musim : 1905, 1925–26, 1930–31, 1931–32, 1932–33, 1933–34, 1934–35, 1949–50, 1951–52, 1957–58, 1959–60, 1960–61, 1966–67, 1971–72, 1972–73, 1974–75, 1976–77, 1977–78, 1980–81, 1981–82, 1983–84, 1985–86, 1994–95, 1996–97, 1997–98, 2001–02, 2002–03, 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, 2015-2016

Sejarah Liga Serie A Italia

League Serie A Italy, sejarah sepak bola Italia, history of italian Football
Liga Serie A Italia
Jika ditinjau dari sejarah Liga Serie A Italia, sebagian besar dari pertandingan sepak bola Serie A yang lalu, hanya ada ada 16 atau 18 klub saja yang berkompetisi di tingkat atas namun sejak musim 2004-05, kini berubah menjadi 20 klub. Hanya ada satu musim (1947-1948) dimainkan dengan 21 tim karena alasan politik. Berikut ini adalah catatan lengkap tentang jumlah klub yang bermain di setiap musim sepanjang sejarah kasta tertinggi liga sepak bola Italia :
  • 1946-1947 = 20 klub
  • 1947-1948 = 21 klub
  • 1948-1952 = 20 klub
  • 1952-1967 = 18 klub
  • 1967-1988 = 16 klub
  • 1988-2004 = 18 klub
  • 2004-sekarang = 20 klub
Selama berlangsungnya musim kompetisi setiap tahun, mulai dari bulan Agustus hingga Juni, masing masing klub melawan tim lawan sebanyak dua kali dengan sistem kandang dan tandang dengan total pertandingan untuk setiap tim sebanyak 38 pertandingan. Oleh karena itu digunakan sistem putaran (round-robin) di mana klub bertanding 19 kali melawan setiap tim lawan yang berbeda pada putaran pertama dan 19 kali lagi di putaran kedua dengan perbedaan tempat pelaksanaan pertandingan di mana yang sebelumnya kandang menjadi tandang, dan yang tandang dilaksanakan di kandang. Sejak musim kompetisi 1994-1995, tiga poin diberikan kepada tim pemenang dalam setiap pertandingan, satu poin untuk masing-masing tim pada pertandingan yang berakhir seri, dan tim yang kalah tidak mendapatkan poin.

Karena Italia saat ini masuk dalam jajaran keempat Eropa dalam hal peringkat klub sepak bola, tiga tim teratas dari Serie A akan lolos ke UEFA Champions League (Kompetisi liga sepak bola Eropa). Dua tim teratas langsung lolis masuk, namun peringkat ketiganya harus memasuki persaingan di babak kualifikasi dan harus menang KO. Dan sama seperti Liga Primer Inggris, tim dengan peringkat tiga terendah harus lengser ke Serie B.

Dibawah ini adalah daftar dari klub Liga Serie A Italia yang bertarung di kompetisi ini saat sudah memakai format liga. Internazionale (Inter milan) merupakan satu satunya klub yang tidak pernah absen dari pertandingan Serie A.

82 musim: Internazionale
81 musim: Juventus, Roma
80 musim: Milan
76 musim: Fiorentina
71 musim: Lazio
70 musim: Torino
68 musim: Bologna, Napoli
57 musim: Sampdoria
53 musim: Atalanta
47 musim: Genoa
41 musim: Udinese
35 musim: Cagliari
30 musim: Bari, Vicenza
26 musim: Palermo, Triestina
25 musim: Verona
23 musim: Parma
22 musim: Brescia
18 musim: Livorno
17 musim: Catania
16 musim: Ascoli, Padova, SPAL
15 musim: Lecce
13 musim: Alessandria, Como, Modena, Novara, Perugia
12 musim: Cesena, Chievo, Pro Patria, Venezia
11 musim: Foggia
10 musim: Avellino
9 musim: Empoli, Reggina, Siena
8 musim: Lucchese, Piacenza
7 musim: Catanzaro, Cremonese, Mantova, Pisa, Varese
6 musim: Pescara, Pro Vercelli
5 musim: Liguria, Messina
4 musim: Casale
3 musim: Lecco, Legnano, Reggiana, Sampierdarenese
2 musim: Ancona, Salernitana, Ternana
1 musim: Pistoiese, Sassuolo, Treviso

Sekilas Liga Seri A Italia

lega Calcio, Liga Serie A Italy, league serie A Italy
Lega Calcio menjadi Liga Seri A Italia

Liga Seri A Italia atau dikenal dengan Serie A TIM (disebabkan oleh kesepakatan sponsor dengan Telecom Italia) merupakan liga sepak bola profesional dengan kasta tertinggi dalam sistem kejuaraan sepak bola Italia. Perjalanan liga ini sudah menempuh delapantahun lebih dari tahun 1929 – 1930. Awalnya liga ini dinamakan Lega Calcio sampai 2010 kemudian setelah itu dibuat dengan nama Seri A. Liga Seria A ini dipandang sebagai liga nasional yang paling taktis dan dianggap liga nasional kedua terkuat di dunia menurut IFFFHS (International Federation of Football History & Statistics, sebuah organisasi yang diakui oleh FIFA yang ditujukan untuk mencatat sejarah-sejarah sepak bola di dunia) dan telah menhasilkan jumlah tertinggi finalis Piala Eropa. Klub Italia telah mencapai final kompetisi dengan catatan 27 kali kesempatan di musim yang berbeda dan memenangkan gelar sebanyak 12 kali. Seri A berada i peringkat ke empat diantara liga liga eropa menurut koefisien liga UEFA setelah LaLiga Spanyol, Bundesliga Belanda dan Premier League Inggris berdasarkan performance dari Klub italia di Liga Champion dan Liga Eropa lima tahun terakhir.

Dalam format saat ini, Kejuaraan sepak bola italia direvisi dari bentuk regional dan interegional menjadi sebuah liga yang bersatu sejak musim 1929–30 . Gelar juara liga yang dimenangi sebelum 1929 diakui secara resmi oleh FIGC (Federasi Sepak bola Italia).Namun pada musim 1945–46, liga dimainkan dalam format dua wilayah karena Perang Dunia Kedua dan seringkali tidak dimasukkan dalam statistik, meskipun diakui secara resmi.

Terdapat tiga klub yang paling terkenal di dunia dari Italia yaitu Juventus, Milan dan Internazionale, dimana mereka semua merupakan anggota pendiri G-14, sebuah kelompok yang mewakili klub sepak bola terbesar dan paling bergengsi Eropa. Banyak pemain dari Italia yang telah mendapatkan penghargaan Ballon d'Or (bola emas, tropi Pemain Sepak Bola Terbaik Eropa ) saat bermain di Serie A klub dari liga lainnya di dunia walaupun pada dasarinya La Liga Spanyol memiliki total jumlah pemenang Ballon d'Or tertinggi. Milan adalah klub ketiga internasional yang paling resmi di dunia, dengan 18 kali. Juventus, tim Italia paling sukses, berada diurutan keempat Eropa dan kedelapan di dunia. Juventus adalah satu-satunya klub di dunia yang telah memenangkan semua semua gelar resmi kompetisi UEFA dan dan gelar juara dunia. Sedangkan Internazionale, adalah , menjadi tim Italia pertama yang telah mencapai treble. (n sebuah tim yang berhasil mendapatkan tiga piala kejuaraan utama pada satu periode, biasanya satu musim (satu tahun pertandingan). Penghargaan yang dihitung biasanya terdiri dari kejuaraan internasional, kejuaraan benua, kejuaraan piala domestik, dan kejuaraan liga domestik utama). Ketiganya bersama dengan AS Roma, Fiorentina, Lazio dan Napoli, dikenal sebagai Seven Sisters dari sepak bola Italia.